x

Izin Dicabut, PT SKU Masih Beroperasi di Sekucing Labai?

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Okt 2025 08:25 0 98 admin

Indotv4.com.- Ketapang – Informasi mengenai aktivitas pertambangan bauksit kembali diterima media. Tambang tersebut diketahui beroperasi di wilayah Desa Sekucing Labai, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan hasil pantauan dan penelusuran tim media di lapangan, lokasi tambang berada di tengah area perkebunan kelapa sawit. Terlihat beberapa unit alat berat jenis ekskavator dan dump truck beroperasi di lokasi tersebut.

Sejumlah warga setempat yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa aktivitas tambang tersebut baru berlangsung dalam waktu dekat ini.

“Tambang bauksit itu milik PT BMI, lokasinya sudah masuk wilayah Desa Sekucing Labai.

Kemarin banyak pohon sawit yang ditebang, kalau kebun sawit itu mungkin milik masyarakat, tapi arealnya masuk HGU PT Aditya,” ujar salah seorang warga, Kamis (23/10/2025).

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Asen Seke, Kepala Desa Sekucing Labai, membenarkan bahwa tambang tersebut memang milik PT BMI.

Tim media juga berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan. Karim, yang mengaku sebagai perwakilan PT BMI, mengatakan:

“Punya SKU. Pemiliknya **RI 1, Pak,” ujarnya Karim dengan singkat, Kamis (23/10/2025).

Berdasarkan dokumen rekap pencabutan izin dari BKPM tertanggal 25 April 2022, diketahui bahwa PT Sandai Kemakmuran Utama (SKU) termasuk dalam daftar perusahaan yang telah dicabut izinnya.

Dalam dokumen tersebut, PT SKU terdaftar dengan SK No. 864/DISTAMBEN/20/2016, dengan luas wilayah konsesi 7.186 hektare dan komoditas bauksit.

Secara terpisah, tim media juga berupaya mengonfirmasi Kabid ESDM Provinsi Kalimantan Barat, Triadi Adrianto, terkait aktivitas tambang di Desa Sekucing Labai dan legalitas PT SKU.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima.

(Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x